PENGALAMAN MENGGUNAKAN OVEN LISTRIK

19:42 4 Comments A+ a-

Setelah lama tak menulis dan kangen menulis, akhirnya saya punya kesempatan menuliskan sesuatu di blog ini. Ini adalah sedikit cerita saya waktu mencoba oven listrik baru.

Ada satu kaidah yang mungkin perlu diketahui oleh mereka yang hobi baking. Apapun jenis ovennya, apakah itu oven tangkring, oven gas atau oven listrik, masing-masing harus dikenali dengan seksama agar hasilnya maksimal.
Oven Listrik


Sebenarnya sudah sejak lama saya kepengen beli oven listrik ( otrik ), tapi banyak hal yang membuat keinginan ini selalu tertunda. Salah satu sebabnya adalah daya listrik di rumah yang rendah dan konsumsi listrik yang lumayan besar dari penggunaan otrik itu sendiri.

Dulu daya listrik di rumah saya hanya 450 watt ( rendah banget ya, he ... ). Waktu itu, klo lihat otrik biasanya langsung mundur teratur karena otrik yang dayanya paling kecil pun akan riskan bila digunakan di rumah saya. Bisa-bisa saat lagi nge-bake listrik di rumah malah anjok. Karena hal tersebut akhirnya saya memilih oven tangkring ( otang ) atau oven kompor yang tidak mempengaruhi daya listrik di rumah dan konsumsi energinya lebih irit.
Beberapa tahun kemudian kami menambah daya listrik di rumah menjadi 900 watt, itupun tidak serta merta membuat saya langsung membeli otrik. Saya yang sudah terbiasa menggunakan oven tangkring belum terpikir untuk beralih ke oven listrik. Dan tegangan di rumah yang sebenarnya tidak terlalu besar tetap menjadi pertimbangan saat melihat oven listrik yang memang membutuhkan daya yang besar untuk beroperasi.

Beberapa minggu menjelang lebaran keinginan untuk membeli otrik kembali muncul. Saat mendekati lebaran, biasanya frekuensi baking meningkat karena ada biasanya bikin kue kering untuk lebaran. Saya pikir kalau memakai oven listrik akan lebih praktis karena tidak perlu bolak-balik mengawasi api kompor dan mengatur suhu. Dan dengan adanya timer di oven listrik akan memudahkan saya mengatur waktu memanggang.

Waktu memilih oven, pertimbangan utama saya pastinya tegangan listriknya dan luas ovennya. Ada oven yang dayanya cukup rendah 600 watt ( api atas 300 watt dan api bawah 300 watt ) tapi volumenya kecil, tidak muat untuk loyang kue kering yang biasanya saya pakai. Sedangkan oven yang ruangannya lebih luas, otomatis dayanya juga lebih besar yaitu 1000 watt ( api atas 500 watt dan api bawah 500 watt ). Yang kedua ini sebenarnya pas untuk loyang-loyang saya tapi lumayan riskan kalau api atas dan bawah dinyalakan bersama.

Setelah berpikir dan menimbang-nimbang, saya putuskan untuk membeli yang 1000 watt dengan pertimbangan saya bisa memakai salah satu ( api atas atau bawah saja ) untuk memanggang. Banyak kok testimoni yang mengatakan cake pun bisa matang dengan api bawah saja dab pada beberapa menit akhir baru menggunakan api atas.

Resep pertama yang saya coba dengan oven baru ini adalah Cake Pisang, Cake ini hasil utak atik dari resep poundcake. Hasilnya lumayan, cukuplah untuk percobaan pertama kali. Walaupun permukaannya hampir gosong, tapi tidak fatal karena hanya gosongnya hanya di permukaan akibat pemakaian api atas yang sedikit kelamaan.


Waktu dicoba untuk membuat kue kering, hasilnya masih belum maksimal. Yang paling sulit adalah mengatur kapasitas oven dengan banyaknya loyang yang akan dipanggang. Karena saya hanya memfungsikan rak di tengah saja. Dan saya juga belum bisa memperkirakan suhu yang pas sehingga kue kering cepat sekali kecoklatan sementara bagian atas atau tengahnya belum matang. Waktu saya coba memanggang lebih lama, bagian bawahnya terlalu coklat dan hampir gosong. Jadi masih bingung ..


Dan kebetulan untuk percobaan pertama ini, saya juga gagal menangani adonan kue kering saya. jadi bentuknya agak mbleber gitu deh. Untuk kue kering ini, nampaknya saya masih harus trial and error untuk mendapatkan feel yang tepat dengan panas ovennya.

4 comments

Write comments
Rina
AUTHOR
Thursday, September 8, 2016 at 5:51:00 AM GMT+7 delete

memang, kelebihan otrik dibandingkan dengan oven tangkring apa y mba? terutama dari segi hasil panggangannya.. ada perbandingannya kah mba? makasih sebelumnya

Reply
avatar
Friday, November 18, 2016 at 8:06:00 PM GMT+7 delete

Oh gitu ya Mbak. Saya malah belum pernah pakai oven gas. Tahunya oven tangkring sama oven listrik ini.

Reply
avatar
Friday, November 18, 2016 at 8:09:00 PM GMT+7 delete

Saya juga baru beberapa kali pakai oven listriknya. Jadi belum tahu seperti apa perbandingannya.

Reply
avatar

Terima kasih telah berkunjung. Mohon maaf atas moderasi yang saya lakukan. Saya akan berusaha membalas komentar secepatnya ...