Selasa, 01 Mei 2012

Bolu Zebra Kukus

Penampilan Bolu Kukus Zebra...siap dihidangkan.
  
Bahan-bahan :
3 butir telur
1 kuning telur
200 gr gula pasir
150 ml santan kental
1/2 sdt garam
175 tepung terigu
2 sdt pasta moka ( atau sesuai selera )
Cara membuat :
  • Siapkan loyang bulat diameter 18 cm, tinggi 7 cm. Olesi mentega alasi dengan kertas roti. 
  • Siapkan air dalam dandang untuk mengukus, lapisi tutupnya dengan serbet.
  • Kocok semua telur dan gula hingga mengembang dan berwarna putih.

SAM_0618

  • Masukkan santan, garam dan tepung terigu bertahap, aduk balik hingga rata. 
  • Bagi adonan menjadi 2, campur satu bagian dengan pasta moka dan lainnya biarkan berwarna putih.
  • Tuang satu sendok sayur adonan warna coklat tepat ditengah loyang bulat, lalu tuang satu sendok sayur adonan putih tepat di atasnya. Lakukan selang-seling hingga adonan habis.

  • Kukus selama kurang lebih 30 menit.

SAM_0715 blog

  • Angkat, biarkan dingin. Potong-potong sesuai selera.
 untuk : 16 potong



Selasa, 24 April 2012

Kue Putu Ayu


 Kue Putu Ayu

Bahan-bahan :

3 butir telur
1 kuning telur
200 gr gula pasir
1 sdt emulsifier ( aku memakai SP )
225 gram tepung terigu
175 ml santan
1 sdt pewarna hijau
pasta pandan secukupnya
1/2 butir kelapa parut
1/2 sdt garam halus

Cara membuatnya:

  1. Aduk rata kelapa parut dan garam halus, kukus hingga panas.
  2. Siapkan 16 buah cetakan putu ayu, olesi minyak tipis-tipis. Isikan masing-masing 1 sdm kedalam cetakan putu ayu, tekan padat, sisihkan.
  3. Campurkan santan dengan pasta pandan.
  4. Kocok telur dan gula hingga kental, masukkan emulsifier, kocok hingga mengembang dan berwarna putih.
  5. Masukkan terigu bergantian dengan santan. Aduk hingga rata benar.
  6. Tuang adonan kedalam cetakan sampai 3/4 penuh, kukus selama kurang lebih 20 menit. Angkat.

untuk : 24 buah

Catatan :

  • Aku memakai cetakan bolu sakura, karena lebih mudah saat mengisi kelapa parut. Untuk gambar cetakan bolu sakura bisa dilihat di sini .
  • Aku memakai emulsifier SP ( SP yang aku pakai ini sudah bersertifikat halal MUI ).
  • Karena tidak sempat memarut kelapa, aku memakai santan instan Kara kecil 2 buah, ditambah air matang hingga 175 ml.

 

Senin, 23 April 2012

Ovenku Oven Tangkring

      Sebenarnya sejak dulu aku selalu ingin membuat kue yang dipanggang, apalagi kalau pas baca resepnya, ngiler deh !. Tetapi karena tidak punya oven ( oven tua sudah jadi rongsokan, he ), akhirnya yang dibuat selalu kue-kue yang dikukus. Menjelang lebaran beberapa tahun lalu, aku kembali bersemangat untuk membuat kue kering sendiri, sehingga keinginan membeli oven kembali muncul. Sebenarnya ingin memiliki oven listrik, namun hasil survey ke beberapa toko menunjukkan bahwa oven listrik membutuhkan daya listrik yang tinggi. Sangat riskan untuk dipakai di rumahku yang daya listriknya rendah. Bisa-bisa pas manggang kue, lampu di rumah padam semua. Keputusannya : lupakan sejenak keinginan untuk memiliki oven listrik, mungkin kapan-kapan.
       Pilihan kembali jatuh pada oven kompor gas seperti di bawah ini. Hanya sedikit menguras kantong. Jauh lebih murah dibanding oven listrik.


ovenku sedang memanggang brownies

       Oven ini dilengkapi termometer tempel pada bagian atas dinding kaca. Pada awal-awal pemakaian, kue yang dihasilkan tidak seperti yang diharapkan. Kematangannya tidak sempurna, bagian luar terlalu gosong, sedangkan bagian dalam masih mentah. Dari hasil surfing di internet, kudapatkan info bahwa ada termometer jam untuk melengkapi oven kompor seperti ini. Akhirnya aku membeli termometer tersebut yang ternyata merupakan spare part oven gas besar dan kutaruh di dasar ovenku. Dengan adanya termometer baru ini kelihatan bahwa termometer oven bawaan tidak berfungsi maksimal. Jarum penunjuknya berhenti pada suhu 150 derajat. Bila suhu lebih tinggi, jarum tetap tidak bergerak..
      Hal lainnya lagi adalah dengan adanya termo pada dasar oven, rak oven yang tadinya 3 lapis berkurang menjadi 2 saja yaitu lapis tengah dan paling atas. Untuk membuat roti manis dengan terigu 250 gr pas sekali satu kali panggang ( dengan 2 loyang ). Kalau untuk memanggang kue dengan loyang bolu atau brownies bisa ditaruh di tengah ( seperti tampak pada gambar ). 
       Karena oven ini menggunakan gas sebagai sumber panasnya kita harus pintar-pintar memonitor api kompor dan suhu pada termometer. Agar suhu tidak naik kebablasan, atau malah terlalu rendah sehingga kue lama matangnya. Menurut pengalamanku, untuk memanggang kue diperlukan suhu yang relatif lebih tinggi dari yang disarankan oleh resep. Bila resep menyarankan suhu pemanggangan adalah180 derajat, maka dengan ovenku suhu haruslah 190 derajat.
       Oven seperti ini ada dua macam model, yaitu model putaran hawa dan model tempat arang. Tipe kedua, pada bagian atas terdapat cekungan untuk tempat arang untuk sebagai api atas. Ovenku ini adalah model putaran hawa dengan lubang-lubang di bagian atas. Jadi sementara ini aku tidak bisa membuat kue dengan panas api atas seperti lapis legit atau bika ambon. Namun hal tersebut tidaklah bermasalah, toh kita masih bisa berkreasi dengan mempraktekkan resep-resep lainnya.
      Itulah cerita seputar ovenku. Masih oke hingga sekarang. Menjadi partner setia membuat jajanan dan kue-kue.


Senin, 16 April 2012

Brownies Kukus Putu Ayu

Melihat penampilannya, kita pasti teringat kue putu ayu atau bolu sakura. Karena kue ini pada dasarnya adalah brownies kukus yang disajikan dengan kelapa parut seperti kue putu ayu dan dicetak dengan cetakan bolu sakura.

Bahan-bahan :
3 butir telur
150 gram gula pasir
1/2 sdt cake emulsifier
½ sdt garam
100 gr tepung terigu protein sedang
2 sdt coklat bubuk
75 gr margarine
50 gr dark cooking chocolate ( lelehkan bersama margarin )

1/2 butir kelapa-parut, tambahkan ½ sdt garam, kukus.

SAM_0642 3


Cara membuat :
  1. Siapkan 16 buah cetakan putu ayu, olesi minyak tipis-tipis.
  2. Isikan 1 sdt penuh kelapa parut kedalam cetakan putu ayu, tekan padat. Sisihkan.
  3. Kocok telur, gula dan emulsifier hingga kental.
  4. Masukkan tepung terigu dan coklat bubuk aduk rata.
  5. Tuang margarin dan coklat leleh ,aduk hingga rata benar.
  6. Tuang adonan 3/4 penuh kedalam cetakan yang sudah berisi kelapa.
  7. Kukus 20 menit pada kukusan yg sudah beruap banyak, angkat.
untuk : 16 buah
Catt :  
  • aku memakai cetakan bolu sakura karena lebih mudah saat mengisi parutan kelapa (… selalu mencari yang lebih mudah, he ! ).
  • resep ini aku dapat dari NCC, tapi banyak dimodifikasi sendiri. Monggo kalau mau melihat resep aslinya di sini : Brownies Putu Ayu- NCC .


Minggu, 15 April 2012

Keripik Jagung

Resep ini bersumber dari sajiansedap.com. Bermula karena ibuku harus mengikuti lomba memasak PKK dengan bahan utama jagung, dalam rangka hari kartini dan hari jadi kabupatenku. Akhirnya pilihan jatuh pada resep ini, tentunya karena simpel dan sesuai kriteria sebagai makanan kering. Hasilnya...dapat juara 3, tingkat kalurahan dengan 11 peserta ( ...  lumayan menghibur juga lho he he ).



Bahan – bahan :
200 gram tepung terigu protein sedang
100 gram jagung manis pipil rebus, dihaluskan
( resep aslinya 75 gram )
30  gram tepung maizena
30 gram keju cheddar parut ( aku tidak pakai )
1/2 sendok teh kaldu ayam bubuk
1/2 sendok teh garam
1 butir telur, dikocok lepas
30 gram margarin 

Bila irisan agak tebal, keripik kurang renyah...


Cara Membuat :
  1. Haluskan jagung, campurkan dengan bahan lainnya, aduk sampai bergumpal.
  2. Gilas adonan beberapa kali hingga halus.
  3. Tipiskan adonan, potong-potong bergerigi ukuran 10 x 1 1/2 cm.
  4. Goreng dalam minyak yang sudah dipanaskan sampai matang. Tiriskan.
  5. Bila sudah dingin, simpan dalam toples kedap udara. 
 untuk : 300 gram
Catt :
  • Dalam resep asli, adonan digiling dengan penggiling mie, namun karena tidak punya, aku gilas saja dengan batu silinder penumbuk.
  • Tebal tipis irisan sangat berpengaruh pada kerenyahan hasil keripik, jadi usahakan menggilas adonan hingga tipis. Bila menggunakan penggiling mie, ini pastinya lebih mudah. 




Selasa, 10 April 2012

Bolu Sakura Klasik

                          Bolu Sakura Karamel

Bahan-bahan :

3 butir telur
225 gr gula pasir
150 ml air
200 gr tepung terigu
40 gr
margarine, lelehkan
1/2 sdt b
aking powder

Cara membuat :

  1. Siapkan cetakan sakura, oles minyak sayur tipis-tipis.
  2. Ayak terigu bersama baking powder.
  3. Lelehkan 150 gr gula pasir dengan wajan anti lengket hingga kecoklatan dan menjadi karamel, tambahkan air bertahap, aduk hingga tidak menggumpal. 
  4. Kocok telur bersama sisa gula pasir hingga mengembang.
  5. Masukkan campuran terigu bertahap, aduk rata.
  6. Tambahkan karamel, mentega leleh, aduk melipat hingga rata.
  7. Tuang di cetakan sakura hingga ¾ penuh, kukus 20 menit.

untuk : 18 buah

 

SAM_0615 1

 

SAM_0618

 

SAM_0628 1

 

SAM_0630

 

SAM_0632

 

Catatan :

  • Untuk membuat caramel, masak gula di atas api kecil agar tidak terlalu gosong sehingga menyebabkan aroma kue menjadi tidak enak.
  • Aku lebih suka menuang adonan ke dalam cetakan hampir penuh, saat matang tinggi kue akan melebihi cetakan. Menurutku ini mempermudah mengeluarkan kue dari cetakan.

Sabtu, 07 April 2012

Tips Mengolah dan Mengempukkan Daging Kambing

Masakan daging kambing merupakan salah satu olahan favorit kita. Sate kambing, tongseng, gulai adalah salah satu variasinya. Apalagi bila Idul Adha tiba hampir di setiap rumah mengolah daging kambing. Beberapa tip berikut mungkin membantu anda :
 
1. Memilih Daging Kambing 

D
aging yang baik adalah yang berwarna merah, seratnya halus dan tekstur dagingnya lembab. Lemak daging berwarna putih kekuningan. Aroma daging kambing lebih kuat bila dibandingkan dengan daging sapi. Hindari daging yang berwarna merah kuat dan mengkilap karena sering ditambahkan pewarna supaya daging tampak seperti baru. Daging kambing yang masih muda-sudah akil baligh lebih enak dibanding dengan daging kambing yang sudah beberapa kali kawin, sehingga harganya lebih mahal.

2. Mengempukkan  

Daging kambing membutuhkan waktu yang relatif lebih lama untuk matang dibanding daging ayam atau ikan. Karenanya mengempukkan daging kambing sebelum dimasak perlu dilakukan agar waktu memasak lebih efektif.  Pada prinsipnya pengempukan daging terjadi karena terurainya susunan protein penyusun otot/daging tersebut. Beberapa cara yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut :
  • Bungkus daging kambing dengan daun papaya yang sudah diremas-remas, diamkan sebentar. Daging siap untuk diolah. Daun papaya mengandung enzim papain yang dapat mengempukkan daging.
  • Parut atau cincang buah nanas kemudian ratakan pada potongan daging kambing. Nanas mengandung enzim bromelain yang dapat mengempukkan daging.
  • Mengempukkan daging dengan kimiawi
    Selain cara- cara di atas bisa juga menggunakan pengempuk daging siap pakai. Bubuk pengempuk ( meat tenderizer ) mengandung ekstrak dari papaya atau nanas. Lumuri daging dengan bubuk pengempuk daging, diamkan sebentar. Atau bisa juga bubuk pengempuk ditambahkan pada saat merebus. 
3. Menghilangkan bau  "prengus"

Daging kambing baunya sangat kuat dibanding dengan daging lainnya. Untuk mengurangi bau "lebus" nya dapat dilakukan dengan cara : cincang jahe, lumurkan pada daging kambing. Akan lebih maksimal bila jahe digunakan bersama bumbu-bumbu lain yang memiliki aroma khas/kuat seperti kayu manis, cengkih, kapulaga dan lainnya. Sesuaikan dengan masakan yang anda buat.

4. Masakan Daging Kambing  

Daging kambing tidak perlu dicuci terlebih dahulu karena akan menambah bau lebusnya. Agar bumbu dapat meresap dengan baik ke dalam daging, campurkan daging dengan bumbu yang telah dihaluskan. Diamkan beberapa saat dan daging siap dimasak lebih lanjut.
Untuk membuat sate, rendam daging dalam bumbu selama beberapa jam baru kemudian dibakar. Atau bisa juga dengan cara merebus daging kambing setengah matang bersama bumbu-bumbu baru kemudian dibakar seperti biasanya.