OBYEK WISATA WADUK GAJAH MUNGKUR

16:23 0 Comments A+ a-

Dari sekian banyak cerita piknik, mungkin ini adalah salah satu piknik saya yang berkesan. Berkesan karena saya harus piknik dengan baju basah karena kehujanan tanpa persediaan baju ganti.
Waduk Gajah Mungkur

Sejak beberapa hari yang lalu saya memang sudah fix untuk ikut piknik yang diadakan oleh kelompok pengajian baca Al Quran di kampung saya. Kelompok pengajian ini kebanyakan pesertanya bapak-bapak dan ibu-ibu. Jadi yang ikut piknik kebanyakan juga bapak-bapak dan ibu-ibu.

Tujuan piknik kali ini adalah Agrowisata Sondokoro a.k.a. Pabrik Gula Tasikmadu di Karanganyar, Jawa tengah dan Obyek Wisata Waduk Gajah Mungkur.

Menuju Agrowisata Sondokoro cuaca cukup cerah, hanya sesampainya di sana agak mendung dan mulai hujan ringan. Agrowisata Sondokoro ini dikenal juga dengan Pabrik Gula Tasikmadu karena dulunya memang merupakan pabrik gula yang kemudian berhenti beroperasi dan dibangun menjadi agrowisata. Waktu lihat gambar di google saya sempat tertarik dengan arsitektur bangunan jaman dulu. Saya pikir, saya akan melihat berbagai alat dan perabot jaman jadul seperti di museum. Namun ternyata saya salah.
PG Tasikmadu

Di dalam pabrik gula tersebut kita dipersilahkan masuk ke dalam ruangan besar tempat di mana mesin penggiling tebu beroperasi. Ada bapak pemandu wisata yang menjelaskan tentang sejarah dari pabrik gula ini.
Ini pertama kalinya saya melihat mesin pabrik gula secara langsung. Walaupun tidak seperti yang saya kira, tapi lumayan lah untuk menambah pengetahuan.
PG Tasikmadu

Yang lebih menarik dari agrowisata Sondokoro ini mungkin adalah taman bermainnya. Ada beberapa wahana untuk anak-anak dan griya kuliner. Dan yang unik adalah kereta lokomotif dengan mesin uap.
Obyek Wisata Sondokoro

Menuju waduk Gajah Mungkur kita sudah disambut dengan langit mendung. Dan sesampainya di sana, belum juga kita turun dari bis, hujannya tambah deras. Sebagian penumpang tetap di bis menunggu hujan reda, tapi sebagian turun dan berteduh di warung dekat parkiran bis.

Saya sendiri bersama ibu saya turun dan mulai berkeliling walaupun masih ada gerimis. Sampai ke waduk tidak banyak yang bisa kami lakukan karena tampak di seberang waduk mendung masih pekat dan baju saya juga sudah basah.

Sebenarnya kalau cuaca cerah, banyak yang bisa kita eksplore di tempat wisata ini. Ada perahu yang bisa disewa untuk keliling waduk. Ada banyak warung makan untuk mencicipi kuliner sambil beristirahat. Tapi karena faktor cuaca tersebut tidak kepikir untuk naik kapal, bahkan turun ke waduk pun enggak. Hanya foto-foto sebentar dan beli oleh-oleh lalu kembali ke bis.

Waktu berangkat memang tak kepikiran membawa baju ganti karena dari rumah cuaca cukup cerah. Ternyata kejadiannya di luar perkiraan.
Hingga kami pulang ke Yogya mendung masih menggelayut dan sesekali turun hujan.

Terima kasih telah berkunjung. Mohon maaf atas moderasi yang saya lakukan. Saya akan berusaha membalas komentar secepatnya ...