ANEKA BENTUK KETUPAT

06:57 0 Comments A+ a-

           

Tidak terasa, lebaran sudah berlalu. Namun suasananya masih sangat terasa. Saat hari lebaran, ketupat adalah salah suguhan favorit yang dinanti. Ya, ketupat memang identik dengan lebaran, walaupun sebenarnya pada hari-hari biasa pun kita dapat dengan mudah menjumpainya. Nasi padat yang dibungkus janur ( = daun kelapa ) ini memang mempunyai nilai artistik dan aroma cita rasa tersendiri.



SAM_1086 blog

Dan bagi saya, membuat selongsong ketupat merupakan keasyikan tersendiri. Bahkan saat ayahku tidak sempat memanjat pohon kelapa untuk mendapatkan janur, ibu saya akan membeli selongsong ketupat sambil minta janur sama penjualnya. Janur itu untuk saya agar saya bisa membuat selongsong sendiri di rumah. 

Ketupat mempunyai variasi bentuk yang bermacam-macam. Tapi mungkin sebagiannya sudah jarang dibuat orang. Berikut ini beberapa variasi bentuk ketupat yang sering kita temui : 

1. Ketupat Sintha ( dalam bahasa Jawa dibaca : sinto  )

SAM_1081 blog

Berbentuk belah ketupat. Sering juga disebut ketupat sate. Adalah ketupat yang paling sering dibuat orang. Sering kita temui bersama opor ayam, sate, lotek dan lainnya. Bentuk ketupat ini akan menghasilkan irisan ketupat yang lebih seragam.
 
2. Ketupat Gunung

SAM_1077 blog

Sesuai dengan bentuknya ketupat ini diberi nama ketupat gunung. Jarang disajikan sebagai hidangan. Lebih sering dibuat sebagai hiasan. Menjelang lebaran akan banyak toko-toko atau pusat perbelanjaan yang membuatnya dari pita Jepang dan menjadikannya sebagai hiasan.
 
3. Ketupat Panggang
 
SAM_1083 blog


Menurut orang-orang di daerahku ketupat ini bernama kupat panggang ( .. kalau saya nggak salah ingat ). Bila kita membuat bermacam-macam bentuk ketupat, kita akan tahu dengan besar janur yang sama, volume ketupat panggang ini paling kecil bila dibanding lainnya. Mungkin itu sebabnya orang jarang membuat jenis ketupat ini untuk hidangan karena akan dibutuhkan janur yang lebih banyak untuk membuat selongsongnya.

4. Ketupat Luwar
 
SAM_1084 blog

Ketupat ini berbentuk jajaran genjang. Kata “luwar” ( = bahasa jawa ) mempunyai makna tersendiri, yaitu “ngluwari”. Ketupat ini sering dibuat pada akhir bulan ramadhan sebagai tanda selesainya bulan puasa dan memasuki bulan Syawal. Biasanya disertakan pada hidangan kenduri malam satu Syawal. Untuk ketupat yang terakhir ini, pola pembuatannya lain dari ketiga ketupat yang sebelumnya.
Baca juga : Ketupat Dan Adat Istiadat.
Di daerah lain ada makanan serupa ketupat, hanya daun pembungkusnya saja yang berbeda. Ada ketupat daun pandan dan ada ketupat dengan selongsong daun palas. Mungkin karena kondisi alam masing-masing daerah berbeda, ketupatnya pun tampil dengan selongsong yang berbeda. Ketupat ini relatif lebih mudah dalam membuatnya.

Oya, ada lagi yang namanya lontong. Makanan yang dibuat atau dibungkus dengan daun pisang ini  rasanya hampir mirip dengan ketupat, hanya saja lontong teksturnya relatif  lebih lembut. Yang mana favorit anda ?         

Saat ini ketika semua orang bertambah sibuk dan menginginkan yang serba praktis, orang mulai membuat ketupat beras dengan pembungkus plastik. Pastinya ketupat dengan pembungkus janur tetaplah tak tergantikan. Selain itu sangatlah menyenangkan bila anda mempunyai waktu luang dan membuatnya bersama keluarga.
Silahkan belajar dan mencoba …
 
“dari berbagai sumber”

Terima kasih telah berkunjung. Mohon maaf atas moderasi yang saya lakukan. Saya akan berusaha membalas komentar secepatnya ...